08/04/2022 14:07:56
Info Kesehatan

Sedang Hamil Tapi Ingin Ikut Puasa? Bisa Kok, Asal…

Foto: Ilustrasi/Internet

Agar kehamilan tetap terjaga dan tumbuh kembang janin tidak terganggu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan bila ibu hamil ingin puasa di bulan Ramadan. Apa saja?

Ibu hamil termasuk dalam golongan yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa selama Ramadan dengan pertimbangan kesehatan. Meski begitu, jika ada yang ingin tetap berpuasa, Ibu hamil harus benar-benar memastikan kondisinya sedang prima.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan ibu hamil jika tetap ingin berpuasa seperti dikutip dari popmama:

-Pastikan sudah mendapat izin dari dokter sebelum melakukannya, ini untuk memastikan kalau kandungan tidak berisiko.

-Perhatikan asupan gizi selama menjalankan ibadah puasa. Bisa dengan mengonsumsi makanan cukup nutrisi saat sahur dan berbuka puasa.

-Cukupi kebutuhan cairan selama berpuasa dengan mengkonsumsi 8 gelas atau 2 liter air saat sahur dan berbuka puasa. Hal ini bertujuan untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa.

-Gunakanlah waktu senggang untuk beristirahat dan tidur yang cukup. Dengan begitu, ibu hamil dapat memulihkan energi sehingga tidak lemas saat berpuasa.

-Bila perlu, minum vitamin yang aman bagi ibu hamil. Pilih vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh maupun vitamin prenatal.

Manfaat

Selain bisa memberikan pahala dan keberkahan, puasa terbukti punya berbagai manfaat untuk tubuh yang sayang dilewatkan. Manfaat baik tersebut juga bisa dirasakan oleh ibu hamil yang menjalaninya.

Berikut berbagai manfaat puasa bagi ibu hamil:

1. Mengontrol kenaikan berat badan

Salah satu penelitian di jurnal BMC Pregnancy and Childbirth yang menyatakan bahwa ibu hamil yang berpuasa mengalami kenaikan berat badan sedikit lebih rendah daripada yang tidak berpuasa. Itu berarti, puasa dapat membantu mencegah mengontrol berat badan selama kehamilan, asalkan dilakukan dengan benar.

2. Memperbaiki metabolisme tubuh

Saat berpuasa, sel-sel tubuh akan melakukan detoksifikasi racun-racun berbahaya dan memperbaiki gangguan pada sistem metabolisme tubuh. Dengan begitu, metabolisme tubuh ibu hamil akan menjadi lancar dan sehat.

3. Menurunkan risiko diabetes

Puasa dapat membantu mengontrol berat badan. Sejalan dengan manfaat tersebut, menjalankan ibadah puasa pada trimester kedua kehamilan dipercaya dapat menurunkan risiko diabetes gestasional. Itu karena saat berpuasa kenaikan berat badan lebih terkontrol sehingga kinerja insulin dalam mengontrol gula darah juga menjadi lebih baik.

4. Meningkatkan suasana hati dan konsentrasi

Perubahan hormon pada masa kehamilan kerap mengubah suasana hati dan konsentrasi. Nah, puasa ternyata dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sel otak baru. Efeknya, otak menjadi lebih tahan terhadap stres, serta meningkatkan mood, memori, dan konsentrasi.

5. Menjaga kesehatan jantung

Beberapa penelitian menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan kadar kolesterol baik sebanyak 30-40 persen. Selain itu, berpuasa juga dapat mengendalikan kadar lemak secara keseluruhan sehingga risiko terkena komplikasi penyakit jantung dapat menurun.

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Sedang Hamil Tapi Ingin Ikut Puasa? Bisa Kok, Asal…