27/04/2022 11:15:45
Info Kesehatan

Mudik Lebaran Wajib Pakai Masker, Pilih yang Berfiltrasi Tinggi!

Foto: Ilustrasi/Internet

Keputusan Pemerintah yang mengizinkan untuk mudik Lebaran tahun ini disambut gembira oleh segenap masyarakat Indonesia. Nah, bagi para pemudik, jangan sembarangan pakai masker ya, dan pilihlah yang berfiltrasi tinggi.

Lebaran Idul Fitri sebentar lagi tiba. Ini menjadi tahun ke-tiga perayaan Idul Fitri masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Kendati demikian, tahun ini masyarakat Indonesia kembali diperbolehkan menjalani mudik Lebaran. Tentunya, dengan sederet aturan dan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus dan kembalinya kenaikan kasus Covid-19.

Lantas, jenis masker seperti apa yang harus digunakan saat mudik Lebaran?

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harry B. Harmadi, menjelaskan filtrasi pada masker medis lebih tinggi dibandingkan masker kain.

"Ketika kita tidak bisa menjaga jarak, sebaiknya memakai masker dengan tingkat filtrasi yang lebih tinggi. Masker medis itu punya tingkat filtrasi yang lebih tinggi daripada masker kain sehingga kita sangat menyarankan untuk memakai masker medis," ujarnya seperti dikutip dari detikcom.

Sonny menegaskan, penting untuk memilih masker dengan filtrasi yang tinggi saat bepergian mudik. Pasalnya pada beberapa kondisi, pelaku perjalanan mungkin harus menghadapi kerumunan dan sulit menjaga jarak sehingga masker menjadi proteksi utama.

"Ketika kita tidak bisa menjaga jarak, maka pastikan kita menggunakan masker dengan filtrasi tinggi dari mulai KF94, KN95, dan seterusnya," terang Sonny.

"Jadi pada saat mudik, masyarakat sebaiknya menggunakan masker medis dan kalau sangat tidak bisa menjaga jarak, didobel dengan masker kain. Itu bentuk proteksinya, pencegahannya," ujarnya menegaskan.

Ya, pemakaian masker memang menjadi hal yang masih harus dilakukan saat bepergian. Pemerintah belum mencabut kebijakan tersebut.

Melansir laman resmi Satgas Covid-19, Presiden Jokowi mengatakan kebijakan melepas masker akan dilakukan secara bertahap. Ia tidak ingin seperti negara-negara lain yang langsung melakukan kebijakan melepas masker.

"Saya tidak ingin kayak negara-negara lain langsung buka masker, ndak. Ini masih masa transisi, kira-kira enam bulan kita lihat seperti apa, baru nanti silakan kalau di luar ruangan buka masker, kalau di dalam ruangan masih pakai masker," katanya.

Jokowi menambahkan bahwa ada sejumlah tahapan yang harus dilewati dan pemerintah tidak akan tergesa-gesa dalam memutuskan kebijakan. Meski kasus aktif sudah cenderung turun dan mudik diizinkan, pemerintah tetap berhati-hati dan tidak gegabah untuk mencegah kasus naik lagi.

Menurutnya, pemerintah juga memiliki sejumlah pengalaman saat menghadapi lonjakan kasus Covid-19 varian Delta maupun Omicron.

"Ada tahapan-tahapan yang kita tidak perlu tergesa-gesa. Apapun, kita punya pengalaman saat Delta seperti apa, saat Omicron seperti apa, sehingga kehati-hatian, kewaspadaan itu tetap harus," ucapnya. (*) 

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Mudik Lebaran Wajib Pakai Masker, Pilih yang Berfiltrasi Tinggi!