22/06/2022 13:46:47
Info Kesehatan

Sering Dianggap Flu Biasa, Masa Inkubasi Omicron BA.4 dan BA.5 Sangat Singkat

Foto: Ilustrasi/Internet

Gejala Omicron BA.4 dan BA.5 umumnya mirip flu sehingga banyak orang yang salah menduga dan menyepelekannya. Padahal, pemeriksaan tetap dibutuhkan karena masa inkubasi kedua subvarian ini sangat singkat, yakni hanya 1-3 hari untuk memicu gejala.

"Karena mirip flu, orang malas lakukan SWAB. Padahal ini penting untuk tracing dan pengobatan yang tepat," kata Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Erlina Burhan seperti dikutip dari detikcom.

Ia  juga mengingatkan, jangan sampai baru datang ke rumah sakit ketika gejala Covid-19 yang dialami termasuk kategori parah, seperti sesak napas.

"Jadi batuk, nyeri tenggorok, harus periksakan diri. Jangan tunggu sesak karena artinya kerusakan paru sudah terjadi, kekurangan oksigen, dan ini berbahaya," ujarnya menegaskan.

Dijelaskan, subavarian BA.4 dan BA.5 lebih menular dibanding BA.2. Kendati demikian, dr Erlina, mengatakan, masa recovery (penyembuhan) orang yang terpapar kedua subvarian ini juga terbilang cepat.

Dokter Erlina mengungkapkan gejala Omicron BA.4 dan BA.5 yang paling umum dapat berupa batuk dan sakit tenggorokan.

"Data-data di Indonesia dari 57 kasus umumnya adalah batuk. Delta itu demam, sekarang batuk dan nyeri tenggorokan, pilek, flu. Kesannya seperti flu. Tapi kemudian dari pasien-pasien kami yang dirawat di rumah sakit, batuk dan nyeri tenggorokan sangat dominan," ucapnya.

Angka infeksi terus bertambah

Sebelumnya, subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dilaporkan sudah ada 57 kasus di Indonesia per 17 Juni 2022, dimana 10 diantaranya merupakan kasus BA.4, sedangkan 47 lainnya adalah kasus BA.5.

Pemerintah memperbarui data terkait kasus Corona di Indonesia. Per 21 Juni 2022, dilaporkan ada tambahan 1.678 kasus positif. Data perkembangan penyebaran Covid-19 ini dipublikasi di situs Kemenkes, Rabu (21/6/2021). Data ini diperbarui setiap hari dengan cut off pukul 12.00 WIB.

Dengan tambahan tersebut, jumlah total kasus Covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 6.070.933 kasus.

Kasus tambahan hari ini tercatat tertinggi periode bulan Juni. Pada 18 Juni, kasus tambahan sempat di angka 1.264. Lalu pada 19 Juni 1.167 dan pada 20 Juni 1.180. (*)

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Sering Dianggap Flu Biasa, Masa Inkubasi Omicron BA.4 dan BA.5 Sangat Singkat