29/06/2022 10:50:37
Info Kesehatan

Cacar Monyet Melonjak Jadi 3.413 Kasus, Begini Cara Meringankan Gejalanya

Foto: Ilustrasi/Internet

Wabah cacar monyet (monkeypox) yang merebak di beberapa negara terus menunjukkan tren meningkat, dimana jumlah orang yang terkonfirmasi mencapai 3.413 kasus. Meski belum ditemukan di Indonesia, ada baiknya kita mempelajari cara meringankan gejalanya. Apa saja?


Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kumulatif kasus konfirmasi tersebut berasal dari 50 negara yang melaporkan cacar monyet. Kasus terbanyak terjadi di Amerika Serikat dengan total kasus terkonfirmasi sebanyak 793, disusul Jerman dengan total kasus 521, dan Spanyol sebanyak 520 orang.

WHO juga menyebut, dari total kasus tersebut satu orang dinyatakan meninggal dunia akibat terkena penyakit cacar monyet. Saat ini, WHO terus melakukan pemantauan dan terus mendukung koordinasi internasional dengan negara-negara anggota dan mitra.

Meski begitu, hingga saat ini WHO menyebut wabah cacar monyet saat ini tidak menjadi darurat kesehatan masyarakat global. Hal ini diputuskan setelah Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menggelar pertemuan komite ahli pada Kamis (23/6) untuk menentukan apakah mereka akan membunyikan alarm terkait wabah cacar monyet.

Perlu diketahui, cacar monyet merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus Monkeypox yang langka. Penyakit ini mulai mewabah sejak kasusnya kembali ditemukan pada April lalu di Inggris.

Dari Inggris, wabah cacar monyet melanda negara-negara lain, termasuk diantaranya Singapura, negara tetangga Indonesia.

Menurut WHO, ada beberapa gejala cacar monyet yang perlu diwaspadai, diantaranya adalah demam, sakit kepala hebat, nyeri otot, sakit punggung, badan lemas, kelenjar getah bening bengkak, muncul ruam selang satu sampai tiga hari setelah demam.

Ruam biasanya muncul di wajah, telapak tangan dan kaki, mulut, alat kelamin, mata. Kemudian muncul bintik-bintik atau luka berisi cairan bening atau kekuningan. Bintik-bintik ini bakal mengeras lalu kering.

Jika Anda mendapati gejala cacar monyet di atas, segera periksakan ke dokter agar bisa dilakukan tes kesehatan. Terutama jika Anda baru kontak dengan penderita cacar monyet atau mengunjungi daerah dengan wabah cacar monyet.

Cara meringankan gejala

Hingga kini belum ada obat cacar monyet secara khusus. Gejala cacar monyet biasanya sembuh sendiri tanpa pengobatan dalam waktu dua sampai empat minggu. Namun, terkadang penderita yang masih bayi, anak-anak, memiliki daya tahan tubuh lemah, penderita penyakit kronis, atau orang yang belum pernah divaksin cacar berisiko mengalami komplikasi parah saat terkena penyakit ini.

Untuk itu, penderita perlu diobati untuk meringankan gejala penyakit. Berikut caranya:

-Upayakan banyak minum air putih selama proses pemulihan

-Minum obat antibiotik yang diresepkan dokter, tujuannya untuk mencegah infeksi sekunder di kulit

-Minum obat penghilang rasa sakit atau penurun demam untuk meredakan suhu tubuh yang tinggi dan rasa nyeri

-Mandi dengan air hangat yang diberi campuran oatmeal koloid. Campuran ini bisa membantu meredakan gatal dan ruam di kulit Isolasi diri saat terkena cacar monyet.

-Hindari kontak dengan orang lain sampai semua lesi atau luka lepuh mengering

-Gunakan kasa atau perban untuk menutup luka lepuh

-Upayakan untuk banyak beristirahat agar proses pemulihan berjalan optimal

-Gunakan masker selama di tempat isolasi untuk mencegah penularan kepada orang sekitar

-Jangan menyentuh atau kontak dengan hewan peliharaan selama proses pemulihan

-Jika beragam cara mengobati cacar monyet di atas tidak membantu meredakan gejala penyakit, atau penyakit rasanya semakin parah, ada baiknya penderita dibawa ke rumah sakit. Terutama jika penderita mengalami gejala sesak napas, nyeri dada parah, leher kaku, kebingungan, tidak bisa bicara dan bergerak, hilang kesadaran, atau kejang. (*)

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Cacar Monyet Melonjak Jadi 3.413 Kasus, Begini Cara Meringankan Gejalanya