27/03/2015 11:57:10

Hati-Hati Sinar Radiasi Pada TV dan Komputer

Berlama-lama di depan layar TV dan komputer akan membuat mata kita lelah. Tanda-tanda mata lelah adalah mata terasa pegal, pedih, dan tidak nyaman, sehingga akan mempengaruhi pandangan. Jika dibiarkan terus-menerus mata pun akan “protes”. Akibatnya penyakit mata seperti rabun dan minus atau penyakit lainnya akan mudah hinggap selain gangguan pada mata masih ada efek buruk dari komputer dan TV yaitu, radiasi-radiasi yang dipancarkan keduanya sangat berbahaya.

Menurut beberapa penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal-jurnal kesehatan, radiasi dapat menyebabkan kanker, gangguan mental, sulit berkosentrasi, gangguan saraf, leukemia, dll.

Bahaya Radiasi

Radiasi adalah gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh setiap benda yang memiliki medan listrik/magnetik seperti TV, komputer, kipas angin, lampu, radio, kompor listrik, bahkan jam pun memancarkan radiasi. Hanya saja kadarnya berbeda. Semakin banyak radiasi yang dihasilkan semakin berbahaya bagi kesehatan.

Radiasi berbahaya karena dapat mengakibatkan perubahan pada tubuh kita, sehingga mngacaukan sistem kerja tubuh. Kenapa bisa demikian?

Pancaran radiasi menyebabkan atom melepaskan elektron menjadi ion, jika ini terjadi dalam tubuh, ion-ion “buatan” ini dapat mengakibatkan kerusakan sel sebenarnya, tubuh memiiki pertahanan untuk mengatasi kerusakan sel, namun jika pancaran radiasi berlangsung lama dan terus-menerus, tubuh tidak akan dapat bertahan lagi.

Ribuan bahkan jutaan sel yang berada dalam tubuh kita akan mati, akibatnya kesehatan akan terganggu.

Menghindari Radiasi

Cara termudah menghentikan pengaruh buruk radiasi TV dn komputer adalah dengan mematikannya. Namun hal itu tidak mungkin kita lakukan sepanjang waktu karena kita memang sangat membutuhkannya. Tanpa TV dan komputer arus informasi dan hiburan bahkan pekerjaan bisa terganggu. Yang dapat kita lakukan hanya dengan membatasi penggunaannya.

Selain itu masih ada cara lain yakni dengan mengatur posisi TV dan komputer kita tempatkan mereka dalam jarak pandang yang aman, jarak aman menonton TV adalah sekitar tiga meter. Sementara komputer usahakan agar ditempatkan dengan jendela terbuka sehingga pengaruh radiasinya berkurang.

Waspadai Pengaruh Radiasi Komputer Dan TV Terhadap Mata

Teknologi pada saat ini telah akrab dengan kita bahkan jadi kegiatan sehari-hari, tapi dari kelebihan yang kita dapat teknologi mempunyai efek samping misalnya dalam penggunaan komputer atau TV dalam kehidupan kita. Banyak dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk duduk bekerja berlama-lama di depan monitor PC, entah untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing. Akibatnya, mata seringkali menjadi lelah dan kepala sering sakit. Layar monitor sangat jelas memancarkan radiasi yang akan mengganggu kesehatan mata, meskipun teknologi saat ini telah banyak menyebutkan low radiasi, tapi hal tersebut bukan jaminan mata anda bebas dari paparan radiasi komputer.

Bahaya radiasi yang keluar tidak hanya pada layar monitor saja tapi juga TV dan gadget lain loh. Jika Anda menghabiskan waktu dua jam atau lebih di depan layar komputer, Anda beresiko menderita computer vision syndrome (CVS) atau kumpulan gejala penglihatan setelah menatap komputer atau layar elektronik lain seperti televisi, ponsel atau tablet PC selama beberapa jam tanpa terputus. Gejala CVS antara lain meliputi sakit kepala, gangguan fokus, mata terasa panas dan terbakar, pandangan kabur, hingga nyeri di pundak atau leher. Penyebabnya adalah mata dipaksa terlalu keras melihat layar komputer sehingga mata mengalami ketegangan (eye strain).

Seperti dikutip dari softpedia, berikut ini adalah beberapa tips menghindari mata lelah saat berada di depan monitor:

1. Bekerjalah dalam ruangan yang cukup cahaya

Perhatikan pencahayaan dalam ruang kerja sobat Dokcil. Jangan bekerja dalam ruangan yang terlalu terang dan menyilaukan mata. Gunakan kerai untuk mengatur cahaya dari jendela. Letakkan lampu di atas kepala. Hindari menatap cahayanya secara langsung. Sebaliknya, jangan pula bekerja dalam ruangan yang terlalu gelap atau redup. Usahakan agar ruangan Asobat Dokcil cukup terang agar mata tidak bekerja terlalu keras.

2. Gunakan filter monitor

Untuk mengurangi sinar yang menyilaukan dan radiasi yang dipancarkan layar monitor, gunakan filter glass monitor. Berbicaralah pada vendor perlengkapan komputer sobat Dokcil untuk mendapatkan filter yang baik dan mampu mengurangi pengaruh radiasi, bukan hanya sekadar meredupkan cahaya monitor.

3. Periksa monitor

Periksa apakah monitor sobat Dokcil masih bekerja dengan baik? Bandingkan dengan monitor lain. Bila gambar yang tampak semakin buram, berkedip-kedip atau tidak nyaman bagi mata, maka sudah waktunya untuk memperbaiki atau mengganti monitor itu. Lebih baik mengganti monitor daripada membiarkan mata sobat Dokcil terganggu. Sering-seringlah membersihkan monitor dari debu dan kotoran yang mengganggu layar.

4. Letakkan kertas kerja agar mudah dibaca

Jika sobat Dokcil harus bekerja dengan menyalin atau membaca kertas kerja, maka letakkan kertas kerja tersebut dalam jarak yang seimbang dengan monitor. Ini agar sobat Dokcil tidak perlu bolak-balik memfokuskan pandangan untuk membaca kertas kerja setelah membaca di layar monitor.

5. Perhatikan posisi monitor

Letakkan layar monitor sedemikian rupa sehingga membentuk sudut antara 10-15 derajat dari posisi sejajar dengan pandangan lurus sobat Dokcil. Hal ini selain agar tidak melelahkan mata, juga menjaga agar bahu dan leher sobat Dokcil cukup nyaman bekerja.

6. Bekerjalah dengan font yang cukup besar

Bila sobat Dokcil harus mengedit tulisan di depan komputer, pastikan ukuran atau font yang digunakan cukup besar. Jangan paksa mata  untuk membaca huruf kecil pada monitor. Mata bukanlah mikroskop bagi tulisan yang ada di layar monitor. Gunakan fasilitas untuk memperbesar atau menyesuaikan besar tampilan gambar di monitor Anda. Bila  sobat Dokcil telah selesai mengedit atau membacanya, bisa kembalikan font tersebut ke posisi semula.

7. Istirahatkan mata

Relakskan mata sobat Dokcil. Pejamkan atau kerjap-kerjapkan, jangan kucek-kucek mata, namun, sering-seringlah berkedip. Ini dapat menurunkan ketegangan dan menjaga mata tetap basah dan sejuk. Bila sobat Dokcil terlalu lama melihat dalam jarak dekat, alihkan pandangan Anda ke arah yang jauh. Lakukan ini selama beberapa menit setiap 30 menit.

8. Periksa kacamata atau lensa kontak

Bila sobat Dokcil menggunakan kacamata atau lensa kontak dan harus bekerja sepanjang hari di depan monitor, ada baiknya Anda konsultasikan dengan dokter mata atau optik agar bisa mendapatkan kacamata yang sesuai, baik ukuran lensa maupun framenya. Bila sobat Dokcil merasa lelah menggunakan kacamata, tanggalkan saja. Kacamata bisa membuat mata lelah. Sesekali biarkan mata sobat Dokcil melihat bebas. Namun, segera kenakan kacamatanya lagi apabila merasa harus mengenakannya. Jangan paksa mata untuk melihat tanpa bantuan kacamata.

 

Dikutip dari berbagai sumber.

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Hati-Hati Sinar Radiasi Pada TV dan Komputer