17/01/2018 11:14:42
Info Kesehatan

Bakteri Jahat Dalam Tubuh? Koq Bisa?

Perlu sahabat dokcil ketahui, setidaknya ada 100 triliun jenis dan jumlah bakteri yang ada di dalam tubuh kita. Bakteri-bakteri tersebut terdapat di bagian kulit, sistem pencernaan, mulut, serta beberapa bagian lain di dalam tubuh. Namun sebagian besar hidup di saluran pencernaan. Namun, tak semua bakteri dalam tubuh adalah bakteri baik. Nah, bagaimana bisa ada bakteri jahat dalam tubuh kita? Dari manakah asalnya?

Saking banyaknya bakteri di lingkungan kita, hampir tidak mungkin kita hidup tanpa bakteri. Berikut adalah jenis bakteri yang paling sering menginfeksi tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit.

1. Clostridia

Beberapa jenis bakteri clostridia tidak berbahaya jika masuk ke dalam tubuh, tetapi sebagian lainnya justru dapat menginfeksi jaringan tubuh. Seperti contohnya clostridium perfringes yang bisa menyebabkan jaringan di dalam tubuh kekurangan oksigen serta makanan dan kemudian mengakibatkan kematian jaringan. Lain lagi dengan clostridium difficile yang menginfeksi saluran pencernaan dan menimbulkan gejala diare.

2. Streptococci

Sebagian besar dari bakteri streptococci bisa menginfeksi tubuh dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Contohnya saja streptococcus pyogenes yang menyebabkan infeksi pada tenggorokan, meningitis, dan pneumonia.

3. Staphylococci

Staphylococci juga bisa mengakibatkan infeksi kulit, seperti bisul, abses, dan pustula. Selain ini bakteri staphylococci juga dapat menginfeksi tulang, sendi, dan luka terbuka. Namun ada juga jenis staphylococus yang tidak berbahaya yaitu staphylococcus epidermis yang biasanya hidup di atas permukaan kulit. Namun ketika bakteri ini masuk ke bagian dalam tubuh, seperti sendi dan bagian jantung maka dapat menimbulkan dampak buruk.

4. Listeria dan Bacilli

Listeria monocytogenes tersebar melalui makanan seperti keju dan daging yang terkontaminasi. Jika seorang ibu hamil terinfeksi bakteri ini akan secara otomatis bayi yang dikandungnya akan mengalami infeksi akibat bakteri yang sama. Bakteri Basil ditemukan di tanah dan air, sementara binatang dan serangga adalah pembawa bakteri yang dapat meyebabkan infeksi pada manusia. Beberapa jenis Bacillus bisa menyebabkan keracunan makanan, anthrax, dan menginfeksi luka terbuka pada kulit.

5. Bakteri jahat pada usus

Sistem pencernaan juga menjadi tempat yang paling banyak ditumbuhi bakteri-bakteri dari luar. Bakteri jahat yang tinggal di usus dan kemudian menginfeksi usus biasanya menyebabkan berbagai gejala seperti penurunan nafsu makan, mual, muntah, kram perut, demam, serta terdapat darah pada BAB. Berbagai jenis bakteri yang dapat menginfeksi usus adalah yersinia, shigella yang ditemukan di air, salmonella yang banyak terkandung di dalam telur serta daging, campylobacter yang ditemukan di daging serta unggas, dan E.coli yang ditemukan di makanan mentah.

Dari mana bakteri jahat berasal?

Bakteri dapat tinggal dan tumbuh di manapun, serta memiliki cara penyebaran yang beragam, misalnya:

Melalui air yang terkontaminasi, biasanya cara ini menyebabkan penyebaran bakteri kolera dan tifoid (tipes).

Melalui makanan, bakteri yang menyebar dengan cara ini yaitu E.coli, botulism, salmonella.

Melakukan kontak dengan binatang

Alasan yang paling sering dijadikan penyebab penyebaran bakteri jahat ini adalah makanan yang terkontaminasi serta kebersihan diri yang tidak terjaga.

Bakteri dengan mudah menyebar melalui makanan, sentuhan dengan benda, orang, atau hewan yang terkontaminasi. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa dengan mencuci tangan rutin menggunakan air yang mengalir dan sabun efektif mencegah penyebaran bakteri lebih besar 60% dibandingkan membersihkan dengan menggunakan alkohol. Untuk itu, ada baiknya jika sahabat dokcil mulai menerapkan kebiasaan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan untuk menghindari terinfeksi bakteri jahat yang bisa menyebabkan sakit.

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Bakteri Jahat Dalam Tubuh? Koq Bisa?