18/03/2019 17:40:12
Info Kesehatan

3 Masalah Mulut pada Anak yang Wajib Diketahui

Masalah mulut pada anak tidak hanya sebatas sariawan dan gusi berdarah. Masih ada beberapa masalah lainnya hika Anda tidak mencukupi kebutuhan gizi mereka dengan baik.

Yang jelas, jangan pernah sepelekan kebersihan mulut. Orang tua juga wajib untuk memperhatikan kondisi rongga mulut anak, mulai dari mereka belum memiliki gigi sampai mengalami pertumbuhan gigi.

Gigi akan mulai tumbuh pada usia anak menginjak 6 bulan hingga 6 tahun. Gigi tersebut biasa disebut dengan sebutan gigi susu. Gigi susu inilah yang akan menghiasi senyumnya dan berfungsi mengunyah makanan.

Seperti yang tadi sudah disebutkan, asupan gizi akan memengaruhi kesehatan gigi dan mulut anak. Maka dari itu, asupan tersebut harus dijaga agar anak terhindar dari masalah kesehatan mulut yang dapat mengganggu aktivitasnya dan membuatnya rewel. 

Karena itu, orangtua harus mengenali terlebih dahulu masalah kesehatan mulut pada anak. Dengan demikian, jika kelak salah satu diantaranya terjadi, orang tua dapat melakukan penanganan dengan tepat.

Berikut beberapa masalah kesehatan mulut pada kerap terjadi pada anak:

Gigi Berlubang (Karies)

Gigi berlubang adalah salah satu masalah gigi yang paling umum terjadi pada anak. Penyebabnya yaitu plak yang merupakan kumpulan sisa makanan dan bakteri. Bakteri tersebut mengubah sisa makanan menjadi asal sehingga merusak lapisan email gigi, sehingga membuatnya berlubang.

Penyebab utama yang menyebabkan munculnya plak tersebut adalah makanan manis dan makanan yang mengandung karbohidrat. Hal sederhana untuk mencegahnya yakni menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi sehari dua kali dan selalu berkumur dengan air setelah makan.

Karies gigi yang tidak mendapat penanganan akan berdampak serius. Gigi berlubang bisa menyebabkan rasa nyeri. Akibatnya anak jadi malas mengunyah dan menelan, serta nafsu makannya menurun. Alhasil asupan nutrisi jadi berkurang.

Lubang pada gigi anak pun semakin lama akan semakin bertambah besar dan dalam. Bila tidak segera dilakukan penambalan, maka akan mengenai lapisan terdalam dari gigi (pulpa), yang berisi saraf pembuluh darah.

Noda pada Gigi

Noda pada gigi (diskolorasi atau stain) merupakan deposit berpigmen pada gigi. Pada anak-anak biasanya disebabkan oleh kebersihan mulut yang kurang baik dan bakteri. Sementara pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi teh, kopi, dan tembakau.

Noda pada gigi ini pun bermacam-macam, antara lain Eksrinsik yaitu noda pada gigi yang berada di luar permukaan gigi, misalnya stain karena coklat, teh, kopi, dan lain-lain. Ini dapat dihilangkan dengan dibersihkan oleh dokter gigi.

Lalu, ada Intrisik yaitu noda pada gigi yang berasal dari dalam gigi itu sendiri. Biasanya pada gigi yang berwarna cokelat atau abu-abu karena pada saat pertumbuhan gigi tetap, anak mengonsumsi obat-obat tertentu atau karena gigi yang telah mati (necrosis). Jenis ini tidak dapat hilang dengan cara hanya dibersihkan oleh dokter gigi.

Radang Gusi

Radang gusi sering terjadi pada balita yang mengalami kekurangan vitamin C atau perawatan gigi yang buruk. Biasanya, radang gusi ditandai dengan adanya gusi berdarah dan sariawan. Untuk mencegah terjadinya kondisi ini, pastikan asupan nutrisi anak tercukupi sekaligus menjaga kebersihan mulutnya.

Pada rongga mulut anak juga bisa terbentuk karang gigi. Karena itu, pemeriksaan berkala dan pembersihan karang gigi juga penting untuk anak.

 

Dari berbagai sumber

 

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: 3 Masalah Mulut pada Anak yang Wajib Diketahui