24/05/2019 09:58:14
Info Kesehatan

Menyiasati Maag Biar Tidak Kambuh Selama Berpuasa

Maag atau radang lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung karena terjadi luka atau peradangan. Akibatnya seseorang yang menderita maag akan merasa sakit, mulas dan perih pada bagian perut.

Gejala maag biasanya ditandai dengan nyeri di perut, mual, kembung, serta dada terasa perih. Meski demikian, penyakit maag sebetulnya bukan menjadi suatu halangan terbesar bagi penderitanya yang ingin melaksanakan ibadah puasa.

Pasalnya, ada tips dan hal-hal yang perlu dihindari agar gejala maag tidak kambuh saat penderitanya ingin memaksimalkan ibadah puasa.

Berikut 5 hal yang harus dihindari penderita Maag saat berpuasa.

1. Segera berbuka saat tiba waktunya.

Penderita Maag dianjurkan untuk segera berbuka puasa setelah menahan makan dan minum selama lebih dari 12 jam.

Sebab, durasi berpuasa yang lama dikhawatirkan akan membuat asam lambungpenderita maag naik.

Maka dari itu, penderita maag sangat disarankan untuk segera makan dan minum jika sudah tiba waktunya berbuka puasa.

Hal ini sangat perlu diperhatikan karena perut seorang penderita maag harus segera terisi setelah hampir seharian berpuasa.

2. Makan makanan secara perlahan

Chef tamu dari Hotel W Amman Jordan Mohammed Salameh melakukan demo memasak saat Manajemen Four Points menggelar jumpa pers terkait promo ramadan di Wrapped, area Lobby Hotel Four Points, Jl Andi Djemma, Makassar, Sabtu (4/5).  Chef tamu dari Hotel W Amman Jordan Mohammed Salameh bakal menyajikan menu kombinasi lokal Makassar dengan Timur Tengah selama ramdhan. Sebanyak 30 item nantinya yang akan berotasi setiap hari, mulai takjil hingga makanan berat. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

Chef tamu dari Hotel W Amman Jordan Mohammed Salameh melakukan demo memasak saat Manajemen Four Points menggelar jumpa pers terkait promo ramadan di Wrapped, area Lobby Hotel Four Points, Jl Andi Djemma, Makassar, Sabtu (4/5). Chef tamu dari Hotel W Amman Jordan Mohammed Salameh bakal menyajikan menu kombinasi lokal Makassar dengan Timur Tengah selama ramdhan. Sebanyak 30 item nantinya yang akan berotasi setiap hari, mulai takjil hingga makanan berat. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (Sanovra JR)

Walaupun penderita Maag dianjurkan untuk segera berbuka, mereka tak boleh langsung terburu-buru saat makan.

Penderita maag disarankan untuk berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan secara perlahan.

Sebab, makan terburu-buru dengan porsi besar justru akan membuat perut seorang penderita maag terasa sakit.

Maka dari itu mulailah berbuka dengan camilan ringan berupa kurma atau roti dan segelas air hangat.

3. Minum obat

Waspada, 5 obat darah tinggi ini ditarik BPOM dari peredaran, alasannya bisa sebabkan kanker

Waspada, 5 obat darah tinggi ini ditarik BPOM dari peredaran, alasannya bisa sebabkan kanker (www.shutterstock.com)

Obat menjadi salah satu solusi jika seseorang sudah menderita penyakit maag yang cukup parah.

Namun perlu diketahui, konsumsi obat penderita maag juga harus melalui tahap konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Dengan demikian, penderita maag akan mengetahui takaran obat yang harus dikonsumsi pada waktu berbuka dan sahur sesuai dengan resep dokter.

4. Hindari makanan yang meningkatkan asam lambung

Penderita Maag lebih baik menghindari makan makanan yang dapat meningkatkan asam lambung ketika hendak memaksimalkan ibadah puasa.

Hindari makanan makanan seperti cokelat akan mudah meningkatkan asam lambung.

Sebaiknya hindari makan cokelat, gorengan, dan buah-buahan yang mengandung asam seperti jeruk, lemon dan sebagainya saat berbuka puasa.

5. Konsumsi makanan yang lambat dicerna

Sesuai yang sudah diuraikan, penderita Maag disarankan untuk makan makanan secara perlahan.

Selain itu, mereka juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lambat dicerna.

Sebab, makanan yang lambat dicerna akan lebih lama bertahan di perut dan membuat rasa lapar berkurang.

Contoh makan makanan yang lambat dicerna adalah yang mengandung karbohidrat tinggi serat seperti gandum dan nasi merah.

Dua makanan tersebut memungkinkan akan bertahan lama di perut dan membuat rasa lapar berkurang.

Selain itu, penderita maag juga harus menghindari stress yang dapat berpengaruh terhadap naiknya asam lambung.

Alihkan stressmu dengan perbanyak ibadah agar hati dan pikiran menjadi tenang.

 

*Dari berbagai sumber.

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Menyiasati Maag Biar Tidak Kambuh Selama Berpuasa