18/06/2019 11:11:41
Info Kesehatan

Begini Cara Mengatasi Katarak pada Bayi dan Anak

Katarak pada bayi disebut juga katarak kongenital. Katarak umum dialami oleh pada lanjut usia (lansia), namun teryata katarak pada bayi dan anak juga dapat terjadi.  Katarak jenis ini juga dapat menyebabkan kebutaan, sehingga penting untuk mengatasi katarak pada bayi sedini mungkin.

Lalu, bagaimana cara mengatasi katarak pada bayi dan anak? Apabila tampak gejala katarak pada bayi atau anak, segeralah konsultasi ke dokter mata guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Dokter mata biasanya akan melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh agar kondisi mata bayi atau anak dapat diketahui dengan baik. Selain tes mata, dokter mungkin akan menyarankan tes darah atau Rontgen dan CT scan kepala, pada bayi atau anak Anda.

Jika tes sudah dilakukan dan dari hasil tes menunjukkan bahwa katarak yang diderita terbilang ringan dan tidak memengaruhi penglihatan, kemungkinan tidak segera dilakukan operasi katarak. Namun jika sudah memengaruhi penglihatan, operasi pengangkatan katarak sangat dianjurkan untuk menghindari gangguan penglihatan dalam jangka panjang. Dokter mungkin akan mempertimbangkan untuk melakukan operasi katarak sebelum bayi berusia 3 bulan.

Setelah tindakan operasi dilakukan, beberapa tindakan lanjutan yang dapat direkomendasikan untuk memulihkan kondisi penglihatan mata bayi atau anak, berupa:

Pemasangan lensa kontak

Penggunaan lensa kontak umumnya disarankan pada operasi katarak yang dilakukan pada bayi atau anak usia di bawah dua tahun. Sebab, kekuatan mata atau fokus mata pada usia ini terbilang cepat mengalami perubahan.

Pemasangan lensa intraokular

Pemasangan atau penanaman lensa mata buatan juga bisa menjadi solusi untuk menggantikan peran lensa mata pada anak.

Penggunaan kacamata

Pada kasus tertentu di mana operasi katarak dilakukan pada kedua mata, umumnya akan disarankan penggunaan kacamata. Begitu pula jika penggunaan lensa kontak dan lensa intraokular tidak efektif. Tak jarang pula, penggunaan kacamata juga disarankan meskipun telah menggunakan lensa kontak ataupun lensa intraokular.

Beberapa jenis penyebab katarak pada bayi dan anak sulit dicegah. Namun, penyebab katarak tertentu dapat diminimalisir, seperti infeksi pada ibu hamil. Konsultasi dengan dokter untuk vaksinasi yang diperlukan sebelum hamil guna mencegah infeksi pada kehamilan.

Yang tidak kalah penting, segera periksa ke dokter mata jika tampak gejala-gejala gangguan penglihatan pada bayi dan anak. Semakin awal katarak pada bayi terdeteksi dan diobati, maka semakin rendah risiko timbulnya gangguan pada penglihatannya.

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Begini Cara Mengatasi Katarak pada Bayi dan Anak