05/07/2019 11:11:56
Info Kesehatan

Tips Mengatasi Alergi Telur pada Anak

Jika ada anak Anda atau anggota keluarga lain yang mengalami alergi terhadap telur, maka penanganan pertama yang perlu dilakukan adalah dengan pemberian obat. Untuk kasus yang ringan, biasanya dokter akan memberi obat antithistamin. Sementara untuk kasus yang parah, seperti anafilaksis, dokter akan menyuntikkan epinepherine.

Selain penanganan untuk mengatasi reaksi alergi, hal terpenting yang perlu dilakukan adalah menghindari konsumsi serta paparan telur dan bahan yang mengandung telur. Caranya, dengan membaca label keterangan tentang bahan yang terkandung dalam makanan tersebut.

Meski demikian, beberapa penderita alergi telur masih dapat menolerir beberapa makanan yang mengandung telur matang. Saat sistem imunitas tubuh makin sempurna atau saat memasuki masa remaja, banyak penderita yang terbebas dari alergi telur. Sedangkan sebagian penderita dewasa tidak mengalami reaksi alergi kembali setelah satu hingga dua tahun mengikuti diet eliminasi telur dalam asupan makanan.

Bagi penderita yang belum bisa terbebas dari alergi telur, sebaiknya melakukan upaya pencegahan dengan menghindari konsumsi telur sama sekali. Jika mau mengonsumsi makanan kemasan, bacalah dulu dengan teliti label keterangannya. Sebab, beberapa penderita alergi telur dapat bereaksi walau hanya terdapat sedikit kandungan telur dalam makanan.

Begitu juga saat makan di luar rumah, pastikan makanan yang dikonsumsi tidak mengandung telur. Tanyakan pada penjualnya menu yang bebas telur. Ibu menyusui pun harus hati-hati, terutama yang memiliki bayi penderita alergi telur. Konsumsi telur harus dihindari!

 

*Dari berbagai sumber

 

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Tips Mengatasi Alergi Telur pada Anak