11/07/2019 12:26:45
Info Kesehatan

Awas, Kanker Paru-Paru Bisa Menyerang Anak

Anda tentunya akan merasa sedih jika buah hati Anda terserang penyakit serius, semisal kanker. Nah, kali ini, Dokcil akan membahas sekilas tentang penyakit yang telah merenggut hidup Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bapak Sutopo Purwo Nugroho, belum lama ini.

Kanker paru-paru bisa menimpa siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Sebab, penyakit ini merupakan yang paling banyak diderita oleh seluruh masyarakat dunia.

Menurut data yang diperoleh dari studi Globocan International Agency for Research on Cancer (IARC), diketahui bahwa terdapat 14,1 juta kasus baru kanker paru-paru dengan jumlah kematian sebesar 8,2 juta. Studi ini juga menemukan bahwa penyakit kanker paru-paru merupakan penyebab kematian utama pasien kanker laki-laki dengan persentase sekitar 30 persen, dan untuk perempuan angkanya di kisaran 11,1 persen.

Melirik dari data ini, tentunya Anda perlu melakukan pengawasan yang ketat terhadap diri sendiri, khususnya pada faktor risiko dari masalah ini. Faktor risiko paling tinggi adalah rokok dan asap rokoknya. Kemudian, faktor usia juga menjadi hal penting pada penyakit ini. Sebab, mereka yang sudah terpapar asap rokok sejak kecil, tubuhnya memiliki kesempatan untuk ditumbuhi sel kanker paru-paru.

Berdasar data yang dijelaskan Dokter Spesialis Paru Konsultan Rumah Sakit Persahabatan dr. Elisna Syahruddin, Ph.D, Sp.P (K), mereka yang berusia di atas 40 tahun dan memiliki kebiasaan merokok lebih dari 30 tahun memiliki risiko penyakit ini. Tapi, tidak menutup kemungkinan anak-anak juga mengalami kasus ini.

’’Kita tidak bisa menutup mata, sudah banyak anak-anak yang menjadi perokok aktif atau mereka menjadi perokok pasif di keluarga sejak bayi dan itu memungkinkan mereka terserang kanker paru,” terangnya seperti dilansir dari sebuah situs kesehatan.

Dokter Elisna melanjutkan, ada beberapa faktor yang memungkinkan si anak bisa terkena penyakit kanker paru dimana kasus terbesarnya terjadi di usia lanjut. Salah satunya adalah lingkungan sehari-hari yang terpapar asap rokok atau mungkin saja si anak sudah menjajal rokok.

’’Saya punya pasien kanker paru berusia 13 tahun asal Jakarta. Di usia itu, dia sudah mengidap kanker dan itu adalah sesuatu yang perlu diwaspadai oleh keluarga lainnya,” ujar dr. Elisna.

Perlu Anda ketahui, berdasar standar medisnya, sel kanker paru bisa terdeteksi di dalam tubuh manusia setelah 10 tahun terpapar penyebab masalah. Jadi, dalam waktu 10 tahun, sel kanker bersembunyi dan ketika sudah 10 tahun berlalu setelah paparan penyebab, maka pasien dinyatakan sebagai penderita kanker.

Sangat memungkinkan pasien yang berusia 13 tahun itu sudah terbiasa menghirup asap rokok sejak usianya 3 tahun. Kemudian itu menjadi sangat buruk karena kanker paru sudah terdeteksi di usia 13 tahun di mana pertumbuhan anak masih berlangsung dan tentunya itu akan menghambat kehidupan si anak.

Yang mesti diwasapadai adalah tentunya penggunaan rokok di dalam rumah. Sebisa mungkin untuk berhenti merokok, karena bukan hanya Anda yang sengsara, tetapi juga orang lain yang mungkin saja itu orang yang paling Anda sayangi.

Gejala dan pengobatan

Semakin awal diketahui, keberhasilan pengobatan juga semakin tinggi. Namun sayangnya, kanker paru-paru sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Gejala baru muncul ketika tumor sudah cukup besar atau kanker telah menyebar ke jaringan dan organ sekitar. Sejumlah gejala yang dapat dirasakan penderita kanker paru-paru adalah:

·         Batuk kronis

·         Batuk darah

·         Penurunan berat badan drastis

·         Nyeri dada dan tulang

·         Sesak napas

Penanganan utama terhadap kanker paru-paru stadium awal adalah melalui operasi. Jika kanker telah mencapai stadium lanjut, maka penanganan dapat dilakukan dengan radioterapi dan kemoterapi. Selain itu, ada beberapa jenis pengobatan lain untuk menangani kanker paru-paru, yaitu terapi target, terapi ablasi, terapi fotodinamik, dan krioterapi. (*)

 

*Dari berbagai sumber

 

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Awas, Kanker Paru-Paru Bisa Menyerang Anak