29/08/2019 11:23:15
Info Kesehatan

Ingat, Jangan Garuk Kulit yang Digigit Serangga!

 Segatal apapun kulit setelah digigit serangga, jangan pernah menggaruknya! Sebab, bekas luka akibat gatal digigit serangga akan lebih lama hilangnya.

Hal ini juga pernah ditegaskan dokter spesialis kulit dan kelamin dari D&I Skin Centre Denpasar, Bali, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, seperti dilansir dari DetikHealth.

’’Jadi ada beberapa orang yang setelah digigit serangga seperti misalnya nyamuk, meskipun tidak digaruk akan membekas kehitaman. Biasanya karena faktor darah,’’ ujarnya.

Dokter Nyoman melanjutkan, jika luka tersebut terjadi pada seseorang saat masih kecil, maka ada kemungkinan bekas luka tersebut akan hilang seiring beranjak dewasa. Lain halnya jika luka garukan tersebut terjadi pada orang dewasa, bekas lukanya akan lebih sulit hilang.

’’Jika sudah bakat begini akan sangat sulit untuk disembuhkan. Yang ada adalah kita harus menjaga agar kulit tersebut tidak tergigit lagi oleh hewan-hewan tersebut. Lagipula gatal yang disebabkan alergi itu tidak akan hilnag, karena sifatnya kambuhan bila dekat dengan pemicunya,’’ katanya.

Senada dengannya, dokter spesialis kulit dan kelamin di EDMO Clinic Jakarta, dr Eddy Karta, SpKK, mengatakan bahwa gatal yang muncul pada seseorang efeknya berbeda karena memang sangat bergantung pada individu masing-masing. Sebagian orang menurutnya memang lebih sensitif.

’’Ada mereka yang lebih rentan terjadi hiperpigmentasi. Umumnya mereka yang berkulit lebih gelap. Selain itu bekas bentol yang digaruk dan luka akan lebih berisiko meninggalkan bekas hitam yang lama menghilang,’’ tuturnya. (*)

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Ingat, Jangan Garuk Kulit yang Digigit Serangga!