21/05/2026 15:33:57
Info Kesehatan

Apa Itu Hantavirus? Kenali Sebelum Terlambat!

Foto: Ilustrasi Foto/Internet

Hantavirus Itu Apa, Sih?

Sobat Dokcil, pernah dengar penyakit yang bisa menular dari kotoran tikus? Itulah Hantavirus!

Hantavirus adalah jenis virus zoonotik — artinya virus yang bisa berpindah dari hewan ke manusia. Virus ini umumnya terkait dengan hewan pengerat seperti tikus yang banyak terdapat di tengah permukiman, terutama di kawasan padat penduduk. 

Mungkin kedengarannya sepele, tapi kotoran tikus adalah salah satu perantara penularan penyakit mematikan yang disebabkan oleh Hantavirus. Infeksi virus ini bisa mengakibatkan gejala yang berat hingga kematian hanya dalam hitungan hari.

Kenapa Hantavirus Tiba-tiba Ramai Dibicarakan?

Belakangan ini nama Hantavirus viral di media sosial karena wabah yang terjadi di sebuah kapal pesiar mewah bernama MV Hondius di Samudra Atlantik. Tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia setelah melakukan perjalanan dengan MV Hondius yang membawa 147 penumpang dan awak dari 23 negara.

Kabar ini membuat banyak orang bertanya-tanya: apakah Hantavirus sudah masuk ke Indonesia? Bagaimana Kondisi di Indonesia?

Tenang, tidak perlu panik! Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan bahwa sampai saat ini belum ditemukan kasus HPS (jenis Hantavirus yang paling berbahaya) di Indonesia. Kasus yang terdeteksi merupakan tipe HFRS — jenis yang lebih ringan.

Data Kemenkes mencatat sepanjang 2024 hingga 2026 terdapat 23 kasus terkonfirmasi yang tersebar di beberapa wilayah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

Bagaimana Cara Hantavirus Menular?

Hantavirus menular melalui:

Menghirup udara yang mengandung partikel urine, air liur, atau kotoran tikus. Menyentuh benda yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah, hidung, atau mulut Gigitan hewan pengerat yang terinfeksi Makanan atau minuman yang terkontaminasi

Lingkungan yang kotor, lembap, dan memiliki populasi tikus yang tinggi dapat meningkatkan risiko paparan virus. 

Hati-hati saat bersih-bersih gudang, loteng, atau ruang yang lama tidak dibuka — terutama jika ada bekas tikus!

Apa Saja Gejalanya?

Gejala awal Hantavirus sering menyerupai flu biasa, sehingga masyarakat perlu lebih waspada jika memiliki riwayat kontak dengan area yang banyak tikus.

Gejala yang perlu diwaspadai:

Demam tinggi mendadak, lemas dan mudah lelah, nyeri otot terutama di paha, punggung, dan pinggul. Juga mual, muntah, atau diare, dan esak napas (gejala serius — segera ke dokter!)

Hantavirus belum memiliki obat atau antivirus khusus. Meski begitu, penderita dapat sembuh jika mendapatkan perawatan medis sedini mungkin. Semakin cepat penanganan diberikan, semakin besar peluang pemulihan. 

Cara Mencegah Hantavirus — Mudah Kok!

Masyarakat dapat melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui langkah-langkah berikut:

- Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir secara rutin
- Jaga kebersihan rumah — jangan biarkan makanan terbuka yang bisa mengundang tikus
- Tutup lubang atau celah di rumah agar tikus tidak bisa masuk
- Gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area bekas tikus
- Jangan menyapu kering area bekas kotoran tikus — gunakan kain basah atau disinfektan
- Simpan makanan di tempat tertutup rapat
 
Intinya...

Hantavirus adalah virus serius yang berasal dari tikus, tetapi bisa dicegah dengan pengetahuan dan tindakan sederhana. Dengan memahami gejala dini, cara penyebaran, dan langkah pencegahan, kita semua bisa melindungi diri dan keluarga. Edukasi dan kewaspadaan adalah kunci utama menghadapi ancaman Hantavirus. 

 

Dikutip dari berbagai sumber

 

 

Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan: [email protected]
Info Kesehatan: Apa Itu Hantavirus? Kenali Sebelum Terlambat!