26/05/2020 10:37:08
Info Terkini

Jika Sekolah Dibuka Kembali, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Foto: Anak-anak di China menggunakan masker dan topi social distancing saat sekolah lagi/Internet

Wacana pembukaan kembali kegiatan sekolah pada 13 Juli mendatang, masih menuai banyak kritikan. Kekhawatiran akan pandemi Covid-19 yang belum usai adalah salah satu alasannya. Lalu, apa yang harus dilakukan jika wacana ini jadi diterapkan?


Salah satu kritikan dilontarkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Rencananya KPAI akan melakukan survei pada akhir Mei-awal Juni 2020. Namun, baru-baru ini survei uji coba telah dilakukan oleh Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti melalui akun Facebook pribadinya. Survei dibuat pada Jumat (22/5) sekitar pukul 12.00.

Seperti dilansir dari Kepada Kompas.com, Retno menyampaikan hasil survei uji coba yang dibuatnya setelah 6 jam diunggah dan mendapat 87 respons dari netizen yang merupakan guru, orangtua, dan tenaga kesehatan dari berbagai kota di Indonesia.

’’Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia, di antaranya Batam, Bengkulu, Jambi, kota Padang, Solok, Bukit Tinggi, kota Medan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Magetan, Kota Surabaya, Kota Makassar, Bolmok Utara, dan lain-lain," jelas Retno, Sabtu (23/5).

Dan hasil dari survei uji coba yang dilakukannya itu, 71 persen responden menyatakan tidak setuju terhadap rencana pembukaan ini, karena berbagai alasan. Mayoritas mereka tidak setuju karena melihat angka positif Covid-19 di Indonesia masing sangat tinggi. Mereka lebih mementingkan keselamatan anak dan guru dan tidak memilih untuk mengambil risiko untuk berdamai dengan virus sebagaimana disampaikan oleh Pemerintah.

Sementara, Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mengatakan pemerintah harus memastikan lingkungan di sekitar siswa aman dari penyebaran virus corona (Covid-19) apabila sekolah kembali dibuka pertengahan Juli 2020.

"Mungkin ada [anak] yang gunakan angkutan umum. Kan, macam-macam kekhawatiran orang tua. Di sekolah aman, di jalan tidak aman. Ini harus aman di seluruh wilayah, bukan di sekolah saja," ujarnya seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

Hetifah mengatakan hal tersebut harus dijamin dan dipersiapkan sebelum rencana pembukaan sekolah diputuskan. Daerah yang ditentukan pun harus sudah dinyatakan aman untuk interaksi sosial.

Nah, jika wacana pembukaan kembali aktivitas sekolah jadi diterapkan, apa saja yang perlu dilakukan? Berikut hal-hal yang harus disiapkan sebelum anak mulai bersekolah kembali sebagaimana dikutip dari laman Popsugar:

Menyesuaikan perlahan dengan jadwal sekolah tahunan

Jika Anda menyiapkan anak untuk tidur lebih cepat, saat malam hari sebelum hari pertama sekolah, kemudian pagi harinya membangunkan anak lebih awal dengan sedikit memaksa, maka cara ini tidak akan berhasil. Rencana Anda akan gagal total jika hanya dilakukan dalam waktu semalam saja. Untuk menegakkan aturan tersebut, Anda tentu memerlukan waktu berminggu-minggu dan secara perlahan-lahan agar anak kembali menyesuaikan diri dengan jadwal sekolah. Ini dimulai dengan tidur dan bangun lebih awal sampai jam tubuh anak bisa menyesuaikan diri dengan jadwal tersebut.

Bersihkan wadah penyimpanan

Sebelum sekolah dimulai, luangkan waktu untuk membersihkan rumah dan wadah penyimpanan dari sesuatu yang mengotorinya termasuk potongan pensil, potongan gunting, pensil warna yang rusak atau krayon yang lengket. Lihat apa barang yang masih dimiliki anak dari sisa sekolah sebelumnya, dan apa barang yang sudah tidak ada atau habis. Jika masih banyak tersisa, simpan, pisahkan dan tumpuk sesuai dengan jenisnya. Taruh ditempat yang mudah dijangkau dan mudah ditemukan oleh Anda dan anak. Ini akan membantu Anda memutuskan apa yang Anda benar-benar perlu beli ketika anak harus kembali ke sekolah.

Membuat kalender induk

Anda mungkin memiliki kalender google untuk menyelaraskan jadwal dengan pasangan Anda. Tapi untuk anak usia SD, Anda harus membuat kalender khusus. Kalender induk. Ide bagusnya adalah membuat kalender berukuran besar dari hasil cetakan printer atau buat sendiri dipapan tulis (anak agar lebih mudah untuk mengeditnya). Buat kalender yang tidak mudah kena noda, letakkan ditempat yang tinggi. Cara ini membuat Anda dapat melihat apa yang terjadi dengan semua orang, termasuk jadwal acara setelah sekolah dan jadwal pengasuhan anak.

Jaga kalender tetap bersih dua minggu pertama

Saat anak baru mulai bersekolah, sebaiknya orang tua mengosongkan jadwal selama satu sampai dua pekan pertama anak bersekolah. Buat kalender induk tersebut bersih dari jadwal rutin Anda dan anak. Misalnya jadwal berkunjung ke dokter, jadwal mengganti oli mobil atau jadwal potong rambut bahkan jadwal rapat sekalipun. Karena dalam waktu dua pekan anak masih dalam tahap adaptasi dengan kelas atau sekolah barunya. Ini penting ketika anak menghadapi masalah di awal dimulainya sekolah kembali. Ibu akan selalu ada untuknya dalam waktu tersebut.

Memilih pakaian pada malam sebelumnya

Setiap pagi hari seorang ibu harus berlari, walaupun ibu sudah menyiapkannya sebelumnya, pasti selalu saja repot ketika pagi hari tiba. Karena itu, salah satu caranya adalah memilih dan menyiapkan baju sekolah anak pada malam hari sebelum bersekolah. Namun, yang disisihkan tidak hanya pakaian, tetapi sepatu, ikat pinggang, klip rambut, buku, tempat pensil, tas atau apa pun yang sejalan dengan keperluan sekolah, sehingga Anda tidak harus pusing di pagi hari untuk menemukan pasangan kaus kaki yang cocok.

Buat sarapan dan makan siang  pada malam sebelumnya

Walaupun membuat sarapan seperti nasi goreng, sandwich ataupun menu lainnya hanya membutuhkan waktu beberapa menit, tapi tetap saja tidak akan cukup untuk pagi hari Anda yang sibuk. Karena bukan hanya makanan yang harus Anda siapkan, tapi juga pakaian dan keperluan lainnya. Belum lagi harus membangunkan dan memandikan anak. Menyiapkan sarapan bisa saja menjadi tertinggal jika Anda tidak merencanakan bahkan meraciknya sejak malam sebelumnya.

*Dari berbagai sumber

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Terkini: Jika Sekolah Dibuka Kembali, Apa Saja yang Harus Disiapkan?