29/08/2017 12:00:56
Info Kesehatan

Daging untuk Kesehatan

Peringatan hari raya Idul Adha akan datang sebentar lagi. Umat muslim akan melaksanakan ibadah qurban dan biasanya para ibu rumah tangga akan memasak masakan rumah dengan bahan dasar daging. Sobat dokcil pasti suka makan daging kan?  Akan tetapi, makan daging mungkin menjadi pantangan bagi beberapa orang, terutama vegetarian. Meski tidak melulu merugikan, namun demi kesehatan memang sebaiknya jangan terlalu sering makan daging. Mengapa? Yuk! kita bahas apa saja plus dan minus makan daging untuk kesehatan. Daging mengandung sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melaksanakan fungsi metabolisme yang vital, seperti protein, lemak, vitamin dan mineral. Semua nutrisi ini bertanggung jawab untuk menyediakan energi dan menjaga tubuh tetap sehat. 

Dikutip dari beberapa sumber, keuntungan dari makan daging adalah kandungan dalam daging yang baik untuk kesehatan seperti protein dengan kualitas tinngi karena mengandung semua asam amino esensial sehingga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan pemulihan sistem yang cepat. Selain itu, protein juga memainkan berbagai peran penting untuk fungsi tubuh, antara lain pembangunan, perbaikan jaringan tubuh dan pembentukan antibodi yang memerangi infeksi. Daging mengandung sejumlah mineral, terutama kaya zat besi, seng dan selenium. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membentuk hemoglobin yang diperlukan untuk mengangkut oksigen dari paru ke bagian tubuh lain. Seng meningkatkan metabolisme dan membantu dalam pembentukan jaringan. Sedangkan selenium membantu dalam pemecahan lemak dan bahan kimia lain dalam tubuh.

Zat lain yang terkandung dalam daging selain protein dan mineral adalah vitamin, vitamin yang paling menonjol dalam daging adalah vitamin A, B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6 dan B12) dan D. Vitamin A mempromosikan penglihatan yang baik, mendukung perkembangan tulang dan gigi serta menjaga kesehatan kulit. Vitamin B mendukung sistem saraf pusat dan meningkatkan kesehatan mental. Dan vitamin D meningkatkan kalsium dan fosfor, yang pada gilirannya, menjaga kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, tidak dipungkiri lagi bahwa daging juga mengandung lemak. Akan tetapi, lemak yang ada dalam daging adalah asam linoleat dan asam palmiotelik. Lemak ini dapat mencegah tubuh dari kanker dan virus berbahaya. Ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari lingkungan dan kondisi yang tidak menguntungkan. Tubuh juga membutuhkan lemak untuk perkembangan otak.

Tapi, selain keuntungan di atas, makan daging tanpa diimbangi dengan makan buah, sayur dan berolahraga justru bisa menjadi bumerang bagi kesehatan tubuh. Kenapa? Karena daging tidak mengandung serat. Sedangkan fungsi utama dari serat adalah membantu sistem pencernaan dalam tubuh. Tanpa serat, tubuh berisiko tinggi terhadap penyakit tertentu seperti kanker dan masalah jantung. Itu sebabnya banyak orang yang makan daging tanpa diimbangi dengan pola hidup sehat lainnya, mendapat risiko tinggi menderita kanker.

Bila Sobat dokcil ingin makan daging, usahakan untuk selalu makan daging alami yang tidak diawetkan ya, dan perlu diingat makan daging sebaiknya tidak setiap hari, beri jeda tubuh karena daging adalah makanan yang sulit dicerna. Namun daging tetap diperlukan untuk kesehatan, terutama bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. 

 

Dikutip dari berbagai sumber.

 

Redaksi: redaksi@dokterkecil.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@dokterkecil.com
Info Kesehatan: Daging untuk Kesehatan